Laman

Jumat, 16 Desember 2016

side f3


07.”Diam diam bersama jiwa


Sekian lama diam
Sekian itu pula kau tampar letihku

Kau benturkan tulang belulangku
Kau tikam otakku

Wahai jiwa yang beranjak dari singgahsana
Penentu hari yang indah atau punah

Sekian lama diam
Sekian itu pula raga
Bergerak menujuh bukit yang fatamorgana


Lamabayan tangan bergerak
Memanggil sahabat  yang tak
Lagi mendekat

Suara tak lagi menjadi
Merdu tuk di dengar


Wahai jiwa kusayang
Terbang diatas bayang-bayang

Terkenang
Mencoba menerobos gambaran mimipi
Yang  kadang hilang tak beraturan

Saat ini aku berada
Diam-diam yang pasti


Jkt 17/02/2016.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar